Crypto News
Terungkap! Siapa Pemilik Bitcoin Terbesar 2026? Ini Daftar & Fakta Mengejutkannya
/index.php
Crypto News - Diposting pada 18 August 2025 Waktu baca 5 menit
Laporan terbaru Binance Research menegaskan adanya pertumbuhan signifikan di pasar aset kripto sepanjang Juli, dengan kenaikan sebesar 13%. Bitcoin (BTC) sendiri sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di US$123.000 pada 14 Juli 2025, sebelum kembali menembus rekor baru di atas US$124.400 pada 14 Agustus.
Pertumbuhan ini terutama dipicu oleh tiga faktor utama: altcoin, stablecoin, dan saham yang ditokenisasi.
Berdasarkan laporan Binance, reli pasar bulan lalu didominasi oleh performa altcoin, dengan Ether (ETH) sebagai motor utama. ETH melonjak 48% setelah 24 perusahaan baru memasukkan aset ini ke dalam neraca keuangan mereka, sehingga total kepemilikan korporasi naik 128% menjadi 2,7 juta ETH, hampir menyamai kepemilikan ETF.
Binance menilai tren ini diperkuat oleh keuntungan staking, sifat deflasi suplai ETH, serta meningkatnya kenyamanan perusahaan dalam menyimpan kripto langsung.
Sementara itu, pangsa dominasi Bitcoin melemah 5,2 poin persentase menjadi 60,6%. Penurunan ini dipengaruhi oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed dan kejelasan regulasi di AS, setelah tiga RUU kripto besar disahkan, termasuk GENIUS Act yang mengatur stablecoin dengan cadangan penuh.
Volume transfer stablecoin bertahan stabil di kisaran US$2,1 triliun, kembali melampaui volume jaringan Visa, sebagaimana terjadi sejak akhir 2024. Sejumlah lembaga keuangan besar pun memperluas eksperimen mereka terhadap teknologi tokenisasi deposito.
JPMorgan memperluas proyek deposit-token,
Citi menguji penyelesaian lintas negara dengan tokenisasi deposito,
Visa menegaskan stablecoin sebagai pelengkap jaringan pembayaran globalnya.
Perkembangan ini menguatkan posisi stablecoin sebagai pilar transaksi dalam ekosistem kripto serta jembatan utama integrasi keuangan tradisional dengan teknologi blockchain.
Sektor tokenisasi juga mencuri perhatian, dengan kapitalisasi pasar meningkat 220% dibanding bulan sebelumnya, terutama dari perdagangan token saham populer seperti Tesla (TSLA).
Binance mengecualikan saham Exodus Movement (EXOD) yang diterbitkan lewat Securitize karena dianggap mengganggu akurasi perhitungan. Per Juni 2025, nilai pasar tokenisasi Real World Asset (RWA) sudah mencapai US$24 miliar.
Jumlah alamat aktif on-chain untuk saham tertokenisasi melonjak menjadi 90.000 dari sebelumnya hanya 1.600. Selain itu, volume perdagangan di bursa terpusat tercatat lebih dari 70 kali lipat dibanding aktivitas di platform on-chain.
Binance membandingkan pertumbuhan sektor ini dengan ledakan DeFi 2020–2021, serta memperkirakan bahwa tokenisasi 1% dari total ekuitas global berpotensi menciptakan pasar bernilai US$1,3 triliun.
Pasar NFT juga menunjukkan tanda pemulihan, dengan kenaikan hampir 50% sepanjang Juli. Lonjakan terbesar datang dari CryptoPunks yang meningkat 393%, disusul kenaikan 28% pada NFT berbasis Bitcoin. Meski begitu, volume perdagangan NFT masih lebih rendah dibandingkan puncak siklus sebelumnya.
Sumber: coinvestasi.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.