Tinggal 2 Langkah Lagi: RI Siap Bangun Pembangkit Nuklir

Berita Terkini - Diposting pada 15 June 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI -  Indonesia Dekati Realisasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Rencana Indonesia untuk memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) semakin mendekati kenyataan. Indonesia telah memenuhi 16 dari 19 persyaratan yang dibutuhkan.

 

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menjelaskan bahwa tinggal dua persyaratan lagi yang perlu dipenuhi untuk merealisasikan PLTN. "Secara persyaratan kita sudah memenuhi 16, tinggal dua lagi. NEPIO dan go nuklir. Pemerintah perlu menyatakan kita go nuklir. Apakah perlu ada Perpres, ini belum. Sedangkan NEPIO sedang dibahas," ujarnya di Kantor Ditjen Migas Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (14/6/2024).

 

Selain itu, Dadan mengungkapkan bahwa pemerintah telah membuka komunikasi dengan sejumlah perusahaan asing yang tertarik membangun PLTN di Indonesia. "Kita berkomunikasi tidak hanya dengan Rusia, tetapi juga dengan Jepang, Korea, dan Amerika. Nanti akan dipilih yang terbaik," katanya.

 

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN), Djoko Siswanto, menyebutkan bahwa untuk mengkomersialisasikan energi nuklir, Indonesia harus memenuhi 19 persyaratan yang direkomendasikan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA). Saat ini, Indonesia telah memenuhi 16 dari 19 persyaratan tersebut.

 

"Untuk mengkomersialisasi nuklir, kita harus memenuhi 19 persyaratan, dan kita sudah memenuhi 16. Tiga lagi, salah satunya adalah NEPIO," kata Djoko dalam Konferensi Pers Capaian Tahun 2023 dan Program Kerja Tahun 2024 Dewan Energi Nasional (DEN), Rabu (17/1/2024).

 

Djoko menambahkan bahwa rencana pembentukan Badan Pelaksana Program Energi Nuklir atau Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO) saat ini masih menunggu persetujuan dari Presiden Joko Widodo. NEPIO akan bertugas mempersiapkan pembangunan PLTN.

 

"DEN juga telah mengirim surat kepada ketua DEN, yaitu Presiden dan Wakil Presiden, untuk meminta arahan terkait pembentukan NEPIO dan pembangunan nuklir," kata Djoko.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.