Ekonom Senior: Pasar Keuangan Indonesia Tetap Stabil & Tangguh

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 September 2025 Waktu baca 5 menit

Situasi sosial politik yang memanas setelah demonstrasi akhir pekan ini dinilai dapat memberikan tekanan terhadap stabilitas pasar keuangan Indonesia.

 

Namun demikian, Ekonom Senior Raden Pardede menilai bahwa hingga saat ini kondisi stabilitas keuangan Indonesia masih berada dalam keadaan terkendali. Hal ini karena Indonesia telah memiliki Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) beserta prosedur standar dalam menghadapi krisis. Meski begitu, keberhasilan menjaga stabilitas tetap bergantung pada koordinasi yang baik antarotoritas.

 

“Dari pengalaman yang kita pelajari, sekarang sudah ada KSSK, Komite Stabilitas Sistem Keuangan. Mereka telah memiliki prosedur standar untuk menangani krisis. Biasanya demikian,” ujar Raden dalam program Closing Bell CNBC Indonesia, Senin (1/9/2025).

 

Menurutnya, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, serta Otoritas Jasa Keuangan sebagai pilar utama sistem keuangan Indonesia harus tetap waspada dan siap melakukan intervensi apabila terjadi gejolak pasar yang berlebihan. Hal ini terutama berlaku pada potensi pelemahan nilai tukar rupiah yang bisa dimanfaatkan oleh pihak tertentu.

 

“Pada saat yang sama, kita harapkan tidak ada pihak yang memanfaatkan masalah ini, termasuk aksi demonstrasi, untuk mencoba mengganggu volatilitas pasar secara berlebihan. Karena kita tahu, biasanya ada saja pihak yang ingin mencari keuntungan di tengah situasi keruh,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Raden menekankan pentingnya keselarasan kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil yang juga harus didukung oleh stabilitas politik serta keamanan nasional.

 

Ia menambahkan, meskipun indikator fundamental seperti cadangan devisa dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan kondisi yang relatif kuat dibandingkan banyak negara lain, faktor sosial politik tetap tidak boleh diabaikan.

 

“Jadi kita tidak menutupi data tersebut, tetapi kita juga tidak bisa mengabaikan bahwa masalah sosial dan politik, terutama yang melibatkan generasi muda, jika tidak ditangani dengan baik, maka kondisi yang disebut solid itu bisa tergerus. Karena jika aksi unjuk rasa mengganggu ketertiban umum, maka kekokohan yang kita banggakan tadi bisa melemah dan menurun,” pungkasnya.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.