Mengungkap Misteri: Pemilik Tambang Tembaga Terbesar di Jawa Timur

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 11 May 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melalui anak usahanya PT Bumi Suksesindo (BSI) akan segera mengoperasikan proyek penambangan tembaga bawah tanah kelas dunia.  General Manager MDKA Communications  Tom Malik mengatakan proyek tersebut akan menjadi tambang tembaga terbesar ketiga di Indonesia. Khususnya tambang milik PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Amman Minerals International Tbk (AMMAN). 

 

Pertama, Tom menjelaskan, selain tambang emas, PT BSI juga akan mengoperasikan tambang tembaga bawah tanah di tujuh bukit. Hal ini sekaligus menandai peralihan dari operasional penambangan yang awalnya dilakukan di area terbuka menjadi area bawah tanah. “Di Tambang Bawah Tanah Seven Hills, kami sedang mengembangkan proyek yang akan menjadi tambang tembaga berumur panjang. Setelah beroperasi, ini akan menjadi tambang ketiga setelah Freeport dan Amman,” ujarnya, Jumat (10/5/2024).

 

Tom mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan eksplorasi lebih lanjut sebagai persiapan pengoperasian tambang bawah tanah tersebut. Proyek penambangan tembaga bawah tanah sendiri akan memiliki terowongan sepanjang 2 kilometer dan nilai investasi  sebesar $200 juta.

 
“Karena ini adalah terowongan bawah tanah, hampir dua kilometer terowongan telah dibangun sejak kami memulainya pada tahun 2017 dan hampir $200 juta dihabiskan untuk proses eksplorasi saja,” katanya. 
Sebelumnya, MDKA mencatat peningkatan signifikan sumber daya terindikasi  sebesar 755 juta ton di proyek tembaga Tuju Bukit  di Banyuwangi, Jawa Timur.  Angka ini meningkat lebih dari 300 juta ton, atau 71%, dari sumber daya yang dilaporkan sebelumnya  sebesar 442 juta ton. 

 

Total kadar sumber daya mineral proyek (terindikasi dan disimpulkan) meningkat dari 1,706 miliar ton menjadi 1,738 miliar ton, dengan kadar tembaga sebesar 0,47% dan kadar emas sebesar 0,5 g/ton. 
Peningkatan  sumber daya mineral ini berarti Sumber Daya Mineral Tertunjuk dari 2,7 juta ton tembaga menjadi 4,5 juta ton tembaga dan dari 9,4 juta ons emas menjadi 16,1 juta ons emas. 

 

Oleh karena itu, total sumber daya mineral Proyek Tembaga Tuju Bukit, yang awalnya mencakup 8,1 juta ton tembaga dan 27,4 juta ons emas, kini berjumlah 8,2 juta ton tembaga dan 27,9 juta ons emas.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.