Trump Ancam Perang Ekonomi Jika Konflik Rusia - Ukraina Berlanjut

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 28 August 2025 Waktu baca 5 menit

Foto: Donald Trump. (Istimewa).

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperingatkan akan munculnya “perang ekonomi” jika dirinya gagal meyakinkan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy untuk menghentikan konflik. Trump menyatakan telah menyiapkan “konsekuensi yang sangat berat” apabila pertempuran tetap berlanjut.

 

“Ini tidak akan menjadi perang dunia, tetapi perang ekonomi. Dan perang ekonomi akan membawa dampak buruk. Itu akan menjadi sangat merugikan bagi Rusia, dan saya tidak menginginkannya,” ujar Trump dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Selasa (26/8).

 

Trump menyampaikan pernyataan tersebut saat ditanya apakah ada batas waktu bagi Putin untuk menyetujui pertemuan dengan Zelenskiy sebelum AS menerapkan sanksi yang telah diancamkan sebelumnya.

 

“Ini sangat serius, apa yang saya pikirkan, jika saya harus melakukannya,” ungkapnya, merujuk pada jumlah korban jiwa perang yang menurutnya mencapai ribuan setiap minggu.

 

Trump sebelumnya berjanji akan menghentikan perang Rusia-Ukraina pada hari pertamanya menjabat. Namun, konflik tersebut terbukti sulit diselesaikan, meskipun telah dilakukan pertemuan bersejarah pada 15 Agustus di Anchorage antara Trump dan Putin yang sempat dianggap berpotensi menghasilkan terobosan.

 

Upaya diplomasi Trump yang melibatkan Putin dan Zelenskiy sempat membuka peluang pertemuan langsung pertama antara kedua pemimpin sejak invasi penuh Rusia ke Ukraina lebih dari tiga tahun lalu.

 

Namun, lebih dari sepekan setelah pertemuan di Alaska, belum ada jadwal pertemuan yang dipastikan. Gedung Putih sebelumnya menyatakan yakin bahwa Putin telah setuju untuk bertemu Zelenskiy dan persiapan tengah dilakukan. Akan tetapi, Kremlin tidak pernah memberikan konfirmasi.

 

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kepada NBC pada Jumat lalu bahwa Putin bersedia bertemu Zelenskiy jika agenda pertemuan sudah jelas. “Namun, agenda itu sama sekali belum siap,” ujarnya.

 

Trump kembali menegaskan ancamannya akan menjatuhkan sanksi serta “konsekuensi lainnya” terhadap Moskow dan negara-negara yang membeli minyak mentah Rusia karena dianggap ikut membiayai perang. Ia bahkan telah menggandakan tarif impor dari India hingga 50% akibat pembelian minyak Rusia, meskipun sejauh ini masih menahan diri untuk tidak melakukan hal yang sama kepada China dan negara lain yang juga mengimpor minyak dari Rusia.

 

Trump juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap serangan Rusia yang tetap berlangsung di Ukraina meski ia telah mengadakan pembicaraan langsung dengan Putin.

 

“Zelenskiy juga tidak sepenuhnya tanpa kesalahan,” katanya pada Selasa lalu. Sebelumnya, Trump sempat mengkritik Zelenskiy karena dinilai kurang berterima kasih atas dukungan AS, bahkan menyebut pemimpin Ukraina itu sebagai penghalang perdamaian.

 

“Semua pihak sedang memainkan posisi mereka,” ujar Trump menanggapi pernyataan Lavrov bahwa Putin tidak akan menandatangani kesepakatan damai dengan Zelenskiy.

 

Trump juga mengusulkan penyelenggaraan KTT perdamaian dalam panggilan telepon dengan Putin pada 18 Agustus, setelah sebelumnya bertemu Zelenskiy dan para pemimpin Eropa di Gedung Putih untuk membahas jaminan keamanan yang dianggap penting untuk memastikan perdamaian jangka panjang dan mencegah agresi Rusia di masa depan.

 

Zelenskiy, pada 23 Agustus, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan jaminan keamanan baru yang didukung AS dan mitra Eropa “dalam beberapa hari mendatang.”

Sumber: bloombergtechnoz.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.