Bursa Asia Melejit Setelah Trump Teken Tarif 35% untuk Kanada

Saham News - Diposting pada 11 July 2025 Waktu baca 5 menit

Mayoritas bursa saham di kawasan Asia-Pasifik diperdagangkan menguat pada hari Jumat, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif sebesar 35% terhadap Kanada yang akan berlaku mulai 1 Agustus.

 

Selain itu, Trump juga menyampaikan pada hari Kamis bahwa dirinya berencana untuk memberlakukan tarif umum sebesar 15% hingga 20% terhadap sebagian besar negara mitra dagang AS.

 

“Saya rasa kebijakan tarif ini disambut sangat positif. Pasar saham mencetak rekor tertinggi baru hari ini,” ujar Presiden Trump dalam wawancara via telepon dengan Kristen Welker, pembawa acara “Meet the Press” dari NBC News.

 

Indeks saham utama Nikkei 225 di Jepang menguat 0,51% saat pembukaan, sementara indeks Topix naik 0,81%. Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak 1%, dan Kosdaq yang berisi saham-saham berkapitalisasi kecil naik 0,94%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 naik tipis sebesar 0,14%.

 

Sementara itu, indeks Shanghai di China justru melemah sebesar 0,11% pada sesi awal perdagangan.

 

Wall Street & Kripto
Bursa saham di Amerika Serikat kembali menunjukkan performa impresif. Pada hari Kamis, S&P 500 mencatat rekor penutupan tertinggi sepanjang masa, naik 0,27% dan berakhir di level 6.280,46.

 

Nasdaq Composite juga ditutup pada rekor tertinggi untuk hari kedua berturut-turut, menguat 0,09% dan menutup perdagangan di 20.630,67. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average bertambah 192,34 poin atau naik 0,43%, dan berakhir di angka 44.650,64.

 

Di pasar aset digital, Bitcoin kembali mencetak rekor tertinggi baru di level US$ 113.863,31 pada hari Kamis, melanjutkan rekor sebelumnya yang tercapai sehari sebelumnya, karena investor beralih ke aset-aset berisiko dan menutup posisi short mereka.

 

Dalam 24 jam terakhir, tercatat likuidasi posisi short senilai US$ 318 juta, menurut data dari CoinGlass.

 

Sementara itu, altcoin—yakni mata uang kripto selain Bitcoin—ikut serta dalam reli hari kedua berturut-turut, setelah sebelumnya banyak investor pesimis bahwa altcoin akan menunjukkan performa positif tahun ini.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.