Saham CDIA Kembali Disuspensi Apa Penyebabnya dan Dampaknya untuk Investor?

Saham News - Diposting pada 23 July 2025 Waktu baca 5 menit

Saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Kembali Disuspensi BEI, Lonjakan Harga Capai 698% Sejak IPO

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) pada sesi pagi ini. Keputusan ini diambil menyusul lonjakan harga signifikan dalam beberapa hari terakhir. Suspensi berlaku untuk perdagangan di pasar reguler dan tunai mulai sesi I, Rabu (23/7), hingga pengumuman lebih lanjut.

Ini merupakan suspensi kedua setelah sebelumnya, pada 17 Juli, perdagangan CDIA juga sempat dihentikan untuk cooling down usai saham melonjak 25% ke level Rp975 per saham.

 

Lonjakan Harga Sentuh Auto Rejection Atas

Pada perdagangan Selasa (22/7), saham CDIA kembali menembus batas auto rejection atas (ARA), melesat 24,69% ke Rp1.515 per saham. Pencapaian ini menandai sembilan kali berturut-turut CDIA menyentuh ARA sejak debut di bursa. Lonjakan tersebut bahkan menyumbang kenaikan IHSG sebesar 9,12 poin pada hari yang sama.

 

Pertumbuhan Spektakuler Sejak IPO

CDIA mencatat performa luar biasa sejak IPO pada 9 Juli 2025 dengan harga perdana Rp190 per saham. Dalam waktu kurang dari dua minggu, saham ini melonjak sekitar 698%, mendorong kapitalisasi pasar dari Rp23,7 triliun menjadi sekitar Rp189 triliun. Saat ini, CDIA menempati posisi 14 besar emiten dengan kapitalisasi terbesar di BEI.

 

Alasan BEI Ambil Langkah Tegas

BEI menegaskan bahwa suspensi dilakukan karena kenaikan harga yang signifikan secara kumulatif, sebagai upaya perlindungan investor. Otoritas bursa mengimbau investor untuk mencermati informasi material dari emiten sebelum mengambil keputusan. Suspensi juga dimaksudkan untuk memberikan ruang evaluasi, sehingga pelaku pasar dapat memahami fundamental CDIA dan menghindari keputusan spekulatif di tengah volatilitas.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.