Berita Terkini
Kapal Perang AS Kena Rudal! Ini Alasan Trump Tarik Pasukan & Dampaknya
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 20 May 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Starlink resmi beroperasi di Indonesia. CEO SpaceX Elon Musk menghadiri World Water Forum ke-10 di Bali untuk meluncurkan layanan Starlink bagi pelanggan ritel di Indonesia. Dari lokasi WWF, Elon Musk tiba di Companion Medical Center I Sumerta Kelod l, Denpasar Timur, Bali pada Minggu sore (19 Mei 2024). Kemunculan Musk menandai dimulainya Starlink Internet ke Indonesia.
Musk tiba di lokasi pada pukul 16.46 WITA. Ia memakai kain khas Bali, endek berwarna hijau. Kain ini sering digunakan masyarakat Bali untuk menghadiri acara formal bahkan pernikahan.
Kedatangan Musk disambut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Informasi dan Komunikasi (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, pun turut hadir. Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, terdapat sekitar 10.000 puskesmas yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia mengatakan banyak puskesmas yang masih memiliki koneksi internet buruk atau tidak ada sinyal internet. “2.700 puskesmas konektivitasnya buruk dan 700 (puskesmas) tidak konektivitas,” kata Budi Gunadi.
Menurut Budi, internet yang memadai sangat penting untuk memberikan layanan medis yang optimal. Apalagi bagi puskesmas di daerah terpencil yang belum memiliki tenaga ahli kesehatan seperti dokter spesialis. Salah satu solusi yang digunakan adalah Starlink Internet milik Elon Musk.
Bandingkan dengan Internet serat optik
Terkait Starlink, Menteri Informasi dan Komunikasi Budi Arie Setiadi membandingkan kecepatannya dengan kabel serat optik (fixed broadband). Ia mengatakan, kecepatan internet fiber optik masih lebih tinggi dibandingkan layanan internet satelit.
“Fixed broadband masih paling cepat. Bisa mencapai kecepatan 300 Mbps,” kata Budi Arie di Nusa Dua, Bali.
Meski demikian, Arie menilai layanan Internet melalui kabel fiber optik masih memiliki kelemahan. Apalagi ketika jangkauan layanan internet terbatas dan sulit menjangkau daerah-daerah terpencil. Ia mengatakan, layanan internet satelit masih dibutuhkan untuk wilayah pedalaman, tertinggal, dan terpencil. Menurutnya, Internet kabel hanya menjadi solusi untuk wilayah perkotaan.
“Kalau Indonesia sebesar wilayah ini menggunakan fixed broadband, mustahil bisa terkoneksi,” kata Budi.
Arie mengungkapkan, Internet dengan koneksi satelit juga memiliki kekurangan. Ia mengatakan, jaringan internet berbasis satelit rentan mengalami gangguan ketika cuaca berubah. Lebih lanjut, Arie menjelaskan, pemerintah akan terus memanfaatkan layanan internet Starlink milik CEO SpaceX, Elon Musk, terutama untuk meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan di daerah tertinggal, tertinggal, dan terpencil (3T).
“Selain itu, keamanan data WNI juga harus kita jamin,” ujarnya. Ini adalah kewajiban kami sebagai pemerintah.”
Putus di depan Elon Musk
Ironisnya, saat pengecekan di hadapan pemiliknya, internet Starlink sedang down. Jaringan nirkabel terputus saat pengujian berulang kali ketika staf medis di Puskesmas Bumbung, di Nusa Penida, Klungkung, Bali, memberikan penjelasan secara online.
Elon Musk terlihat memandang dan sedikit tersenyum dengan tangan kiri memegang lutut. Dia hanya mengangguk. Setelah tiga kali pemadaman, jaringan kembali berfungsi tanpa masalah dan staf terus menafsirkan data tentang kesehatan bayi dan balita. Uji coba dilanjutkan dengan menjejaringkan Puskesmas Denpasar dengan Puskesmas di Kabupaten Aru, Maluku. Elon melambai padanya. “Halo,” kata Musk.
Layanan internet satelit milik Elon Musk saat ini bersaing di pasar ritel industri telekomunikasi Indonesia. Arie selaku Menteri Informasi dan Komunikasi RI berjanji akan melakukan pengawasan. “Prinsipnya saya mendukung penyelenggaraan telekomunikasi yang mematuhi peraturan dan persaingan usaha yang sehat,” kata Arie.
Ari menjelaskan, PT Starlink Service Indonesia telah memenuhi berbagai kewajiban untuk mengelola bisnisnya di Indonesia. Tak hanya itu, Starlink juga menerapkan sepenuhnya persyaratan terkait perizinan kegiatan telekomunikasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan antara lain
“Untuk pelaksanaannya ke depan, saya perintahkan kepada jajaran Kominfo untuk terus memantau dan menertibkan seluruh operator telekomunikasi, termasuk PT Starlink Service Indonesia,” kata Budi. Hal ini harus saya tekankan untuk menciptakan kegiatan telekomunikasi yang tertib, aman, dan persaingan niaga yang sehat, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, imbuhnya.
Bagi yang ingin menggunakan layanan internet Starlink dapat melakukan pemesanan melalui situs resmi Starlink Indonesia.
Berikut cara mendaftar paket internet Starlink.
1. Buka website https://www.starlink.com/id
2. Scroll ke bawah dan isi kolom “Alamat layanan”, misalnya “Indonesia”.
3. Klik “Pesan Sekarang” dan halaman akan menampilkan ketersediaan Starlink di wilayah tersebut.
4. Isi informasi kontak dan alamat pengiriman Anda, lalu klik "Perbarui alamat pengiriman".
5. Situs web akan memuat biaya layanan bulanan dan harga perangkat keras yang dipilih oleh pengguna.
6. Website juga akan menampilkan biaya pengiriman dan penanganan sebesar Rp 345.000.
7. Selanjutnya pilih “Pesan”
Pemesanan hanya dapat dilakukan melalui kartu kredit atau debit Mastercard atau Visa. Estimasi waktu pengiriman 1-2 minggu. Khusus ditujukan untuk Starlink untuk penggunaan di rumah, paket yang disediakan meliputi router WiFi, kabel Starlink sepanjang 15 meter, kabel power, dan base station untuk menghubungkan perangkat.
Pelanggan dapat melakukan instalasi secara mandiri tanpa memerlukan teknisi dengan mengikuti petunjuk yang tersedia di aplikasi Starlink. Mereka kemudian akan menerima tagihan layanan bulanan pertama setelah aktivasi Starlink atau 30 hari setelah pengiriman.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.