Selain Jepang, Ini Daftar Negara yang Sudah Bisa Pakai QRIS Internasional

Berita Terkini - Diposting pada 19 August 2025 Waktu baca 5 menit

QRIS resmi dapat digunakan di Jepang bertepatan dengan peringatan HUT RI ke-80, pada Minggu, 17 Agustus 2025. (Dok. Bank Indonesia) (Dok. Bank Indonesia)

Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kini resmi dapat digunakan di Jepang, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025.

 

Sebelum merambah Jepang, layanan QRIS lebih dahulu terkoneksi dengan sejumlah sistem pembayaran di negara lain. Lantas, negara mana saja yang saat ini sudah bisa menggunakan QRIS? Berikut daftarnya, dihimpun dari berbagai sumber:

 

1. Thailand
Thailand menjadi negara pertama yang menjalin kerja sama dalam perluasan transaksi lintas negara dengan QRIS. Melalui Bank of Thailand, kolaborasi ini dimulai pada 17 Agustus 2022. Hingga Agustus 2025, tercatat hampir 1 juta transaksi dengan total nilai Rp437,54 miliar.

 

2. Malaysia
Malaysia merupakan negara kedua yang mengadopsi integrasi QRIS. Dengan dukungan Bank Negara Malaysia (BNM), hingga 2025 tercatat 4,31 juta transaksi dengan nilai mencapai Rp1,15 triliun.

 

3. Singapura
Negara ketiga adalah Singapura melalui kolaborasi bersama Monetary Authority of Singapore (MAS). Kerja sama ini menghasilkan 238.216 transaksi hingga kini, dengan nilai sekitar Rp77,06 miliar.

 

4. Jepang
Pada 17 Agustus 2025, Bank Indonesia secara resmi meluncurkan penggunaan QRIS di Jepang. Langkah ini menandai ekspansi pertama QRIS di luar kawasan ASEAN, setelah sebelumnya hadir di Thailand, Malaysia, dan Singapura.

 

5. China
Bank Indonesia dan People's Bank of China (PBoC) saat ini tengah melakukan uji coba interkoneksi QRIS Indonesia dengan sistem pembayaran di China. Ekspansi ini akan direalisasikan setelah seluruh tahapan pengujian serta kesiapan teknis dinyatakan selesai. Uji coba tersebut melibatkan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), UnionPay International (UPI), serta penyelenggara jasa sistem pembayaran lainnya.

 

Sebelumnya, Bank Indonesia mengungkapkan bahwa transaksi pembayaran digital lewat QRIS tetap mengalami pertumbuhan pesat, yakni 148,5% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal II-2025.

 

Meski demikian, laju pertumbuhan itu melambat dibandingkan 151,7% yang tercatat pada Mei 2025.

 

Deputi Gubernur BI, Filianingsih Hendarta, menjelaskan bahwa volume transaksi mencapai 6,1 miliar atau sekitar 93% dari target 6,5 miliar. Jumlah pengguna juga naik menjadi 57 juta dari target 58 juta.

 

“Nominal transaksinya meningkat signifikan hingga Rp317 triliun atau tumbuh 121% yoy. Dari sisi merchant juga melonjak drastis, di mana hingga kuartal II jumlahnya mencapai 39,3 juta merchant atau 83,5% dari target 40 juta,” kata Filianingsih dalam konferensi pers, Rabu (16/7/2025).

 

Dari segi jenis transaksi, inbound atau penggunaan QRIS oleh turis asing dari Malaysia, Singapura, dan Thailand di Indonesia menunjukkan kenaikan. Sebaliknya, transaksi outbound atau pemakaian QRIS oleh warga Indonesia di tiga negara tersebut justru mengalami perlambatan.

Sumber: bloombergtechnoz.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.