Saham News
PSAB dan BBCA Jadi Pilihan Analis Bareksa, Simak Prediksi Arah IHSG Hari Ini
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 March 2026 Waktu baca 5 menit
Korea Utara mengecam keras serangan terhadap Iran yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel, bahkan menyamakan tindakan AS dengan perilaku gangster.
Menurut laporan Al Jazeera pada Minggu (1/3/2026), kantor berita resmi pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), menyatakan bahwa serangan gabungan AS dan Israel ke Iran merupakan bentuk “agresi ilegal” sekaligus pelanggaran terhadap kedaulatan nasional Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan keterlibatan Amerika Serikat sudah sesuai dengan perkiraan pihaknya. Ia menyebut situasi tersebut sebagai konsekuensi yang tak terelakkan mengingat karakter AS yang dinilainya hegemonik dan bertindak layaknya gangster.
Dalam pernyataannya ditegaskan bahwa perang agresi yang dilakukan AS dan Israel tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Amerika Serikat sendiri menamai serangan terhadap Iran tersebut sebagai operasi “Epic Fury”. Berdasarkan laporan NBC News, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menggambarkan aksi militer tersebut sebagai operasi udara paling mematikan, paling rumit, dan paling presisi dalam sejarah.
Ia menyatakan bahwa rezim Iran sebenarnya memiliki peluang untuk mencapai kesepakatan, tetapi memilih menolaknya sehingga kini harus menanggung akibatnya. Selama hampir lima dekade, menurutnya, Iran telah menargetkan dan membunuh warga Amerika serta terus berupaya memperoleh senjata paling kuat di dunia demi mendorong agenda radikal mereka. Hegseth juga menambahkan bahwa, berbeda dengan presiden sebelumnya, Presiden Trump mulai menangani ancaman tersebut.
Serangan itu dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta sejumlah tokoh penting Iran lainnya. Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan berupa rudal dan drone ke berbagai pangkalan militer AS di kawasan Semenanjung Arab.
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.