Pengusaha AS Diprioritaskan Kelola Mineral Kritis RI, Apa Dampaknya bagi Industri?

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 23 February 2026 Waktu baca 5 menit

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pemerintah memberikan peluang investasi kepada pelaku usaha dari Amerika Serikat (AS), terutama dalam pengembangan sektor mineral kritis di Indonesia.

 

Menurut Bahlil, Indonesia menjalankan prinsip politik luar negeri bebas aktif serta menerapkan konsep ekonomi bebas aktif dalam kerja sama investasi. Dengan demikian, Indonesia membuka kesempatan yang setara bagi seluruh negara untuk menanamkan modal pada sektor-sektor strategis.

 

“Ini berarti kita memberikan peluang yang sama kepada semua negara, termasuk Amerika dan negara-negara lain yang ingin berinvestasi di Indonesia, khususnya di bidang mineral kritis,” ujar Bahlil dalam konferensi pers virtual yang dikutip pada Senin (23/2/2026).

 

Ia menambahkan bahwa praktik kolaborasi investasi tersebut sebenarnya telah berlangsung sebelum adanya kesepakatan terbaru dengan AS. Sebagai contoh, Freeport telah mendapatkan konsesi sesuai regulasi yang berlaku serta membangun fasilitas pengolahan (smelter) tembaga dengan nilai investasi hampir mencapai US$ 4 miliar.

 

Dalam pengembangan mineral kritis seperti nikel, logam tanah jarang (LTJ), serta komoditas strategis lainnya, pemerintah juga telah menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi pengusaha asal AS yang berminat menanamkan modal di Indonesia.

 

“Kami sudah sepakat untuk memberikan fasilitasi kepada pelaku usaha dari Amerika Serikat yang ingin berinvestasi, dengan tetap menghormati peraturan yang berlaku di dalam negeri,” kata Bahlil.

 

Ia menjelaskan bahwa terkait perolehan wilayah pertambangan, pemerintah akan menawarkan sejumlah area potensial kepada perusahaan AS yang berminat, sekaligus memfasilitasi prosesnya sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

 

“Saya juga telah melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang memiliki prospek, karena kita perlu menjaga dan membangun hubungan baik yang selama ini sudah terjalin,” tambahnya.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.