3 Investasi yang Pernah Dilakukan Nabi Muhammad, Bisa Jadi Inspirasi Finansial

Investasi Digital - Diposting pada 09 March 2026 Waktu baca 5 menit

Aktivitas investasi pada dasarnya sudah berkembang sejak masa Nabi Muhammad SAW. Rasulullah tidak hanya dikenal sebagai tokoh spiritual dan teladan bagi umat Islam dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai sosok yang berhasil dalam bidang perdagangan dan bisnis.

 

Lalu, bagaimana sebenarnya strategi investasi yang diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW?

 

Berdasarkan riset berjudul The Rasulullah Way of Business (2021), Nabi Muhammad memiliki modal utama berupa kepercayaan. Berkat sifat jujur dan amanah yang dimilikinya, beliau mampu menarik para investor untuk mempercayakan modal kepada dirinya.

 

Setelah mengelola usaha menggunakan dana dari para pemodal tersebut, Nabi Muhammad kemudian membagikan keuntungan kepada para investor melalui sistem bagi hasil. Setelah itu, beliau juga melakukan investasi dengan tujuan memperoleh pendapatan pasif.

 

Salah satu bentuk investasi yang dilakukan Nabi Muhammad adalah beternak. Keahlian ini telah beliau tekuni sejak kecil dan terus dilanjutkan hingga dewasa dengan memiliki puluhan ekor unta. Selain itu, Rasulullah juga diketahui memelihara beberapa jenis hewan lain, seperti kuda, keledai, sapi, dan domba.

 

Selain beternak, Nabi Muhammad juga berinvestasi pada bidang tanah dan properti. Laporan dari Musaffa menyebutkan bahwa praktik penyewaan tanah dilakukan kepada orang Yahudi dengan sistem bagi hasil.

 

Nabi Muhammad juga menyewakan kebun kurma dan lahan di wilayah Khaybar kepada orang Yahudi. Mereka diizinkan tinggal di tanah tersebut, mengelolanya, dan kemudian membagi keuntungan yang diperoleh. Konsep pembagian keuntungan ini kemudian dikenal dengan istilah mudharabah.

 

Satu hal penting yang perlu diingat dari aktivitas investasi Nabi Muhammad adalah kebiasaan bersedekah. Dalam ajaran Islam dijelaskan bahwa dalam setiap harta yang dimiliki seseorang terdapat hak orang lain, dan membantu sesama dapat membawa keberkahan serta keuntungan yang besar.

 

Nabi Muhammad tidak menimbun kekayaan yang dimilikinya. Rasulullah dikenal sebagai sosok yang gemar bersedekah, baik berupa uang, pakaian, maupun makanan.

 

Pada akhirnya, jika ingin meneladani cara Nabi Muhammad dalam berinvestasi, pilihan dapat diarahkan pada aset seperti properti, lahan, dan hewan ternak. Selain itu, jangan lupa untuk tetap rutin bersedekah.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.