IHSG Dibuka Merah Hari Ini! Investor Mulai Hitung Risiko Pasar, Ada Apa?

Saham News - Diposting pada 11 May 2026 Waktu baca 5 menit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan Senin, 11 Mei 2026, di zona negatif. Hingga pukul 09.00 WIB, indeks tercatat melemah 7,26 poin atau 0,10 persen ke posisi 6.962,13 seiring masih adanya tekanan jual di pasar domestik.

 

Pada awal sesi perdagangan, pergerakan IHSG cenderung berada di area merah dengan kisaran harian di level 6.959 hingga 6.966.

 

Pelemahan ini terjadi di tengah sikap wait and see pelaku pasar menjelang agenda rebalancing MSCI Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan pada sektor pertambangan akibat rencana kenaikan tarif royalti mineral.

 

Aktivitas transaksi pada sesi pagi juga terlihat belum terlalu ramai. Nilai perdagangan di pasar reguler tercatat mencapai Rp260,79 miliar dengan volume transaksi sebanyak 6,27 juta lot dan frekuensi perdagangan mencapai 56,84 ribu kali.

 

Walaupun IHSG melemah, beberapa saham masih mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan pagi. Saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) menjadi top gainers setelah melonjak 26,47 persen ke level 172. Emiten sektor energi tersebut memimpin penguatan saham di tengah pergerakan sektor energi yang masih berfluktuasi.

 

Selain FIRE, saham PT Medela Potentia Tbk (MDLA) naik 11,30 persen ke level 256. Saham lain yang masuk daftar top gainers yaitu PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) yang menguat 11,18 persen ke posisi 189, PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) yang naik 8,55 persen ke level 127, serta PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) yang bertambah 8,07 persen menjadi 870.

 

Di sisi lain, tekanan jual masih terjadi pada sejumlah saham lapis menengah dan kecil. Saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) menjadi top losers setelah turun 14,91 persen ke level 388. Selanjutnya, saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) terkoreksi 13,75 persen ke posisi 3.010.

 

Penurunan juga dialami saham PT Megapower Makmur Tbk (MPOW) yang melemah 10,81 persen menjadi 132, PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) turun 10,16 persen ke level 168, dan PT Tunas Alfin Tbk (TALF) yang terkoreksi 9,55 persen menjadi 805.

 

Dari sisi sektoral, mayoritas sektor bergerak mixed. Sektor kesehatan menjadi penopang utama dengan penguatan 0,97 persen, diikuti sektor infrastruktur yang naik 0,91 persen.

 

Sektor bahan baku juga menguat 0,23 persen, sementara sektor teknologi naik 0,09 persen dan sektor industri bertambah tipis 0,03 persen.

 

Sebaliknya, tekanan terbesar terjadi pada sektor keuangan yang turun 0,39 persen. Pelemahan juga dialami sektor non-cyclical sebesar 0,31 persen, sektor transportasi turun 0,21 persen, sektor cyclical melemah 0,16 persen, sektor properti turun 0,11 persen, dan sektor energi terkoreksi tipis 0,05 persen.

 

Pelaku pasar saat ini masih memantau berbagai sentimen global maupun domestik, termasuk perkembangan kebijakan royalti minerba serta arah arus dana asing yang belakangan masih mencatat aksi jual bersih di pasar saham Indonesia.

 

Sementara itu, dalam riset hariannya, MNC Sekuritas menilai IHSG masih berada dalam fase koreksi dengan tekanan jual yang meningkat.

 

Melalui laporan MNCS Daily Scope Wave edisi 11 Mei 2026, disebutkan bahwa IHSG masih berpotensi bergerak pada bagian wave [v] dari wave A dari wave (2) maupun awal wave B dari wave (2).

 

Dalam skenario terburuk, IHSG diperkirakan masih berisiko terkoreksi menuju area 6.645 hingga 6.838. Namun pada skenario terbaik, indeks diproyeksikan berpotensi menguat untuk menguji level 7.207 sampai 7.418.

 

MNC Sekuritas menetapkan area support IHSG berada di level 6.921 dan 6.838, sedangkan level resistance berada di 7.207 dan 7.323.

Sumber: kabarbursa.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.