Investor Asing Borong Saham RI, Emiten Unggulan Jadi Incaran!

Saham News - Diposting pada 15 August 2025 Waktu baca 5 menit

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini berada dalam tren positif dan bergerak menuju level 8.000 menjelang perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia. Kenaikan ini turut ditopang oleh masuknya aliran dana asing selama sepekan terakhir.

 

Pada perdagangan Kamis (14/8/2025), IHSG ditutup menguat sebesar 0,43% atau naik 38,34 poin ke posisi 7.931,25, yang merupakan rekor penutupan tertinggi sepanjang sejarah. Dalam sesi perdagangan tersebut, IHSG sempat mencapai titik tertinggi di level 7.973,98.

 

Sebagai catatan, rekor penutupan tertinggi sebelumnya berada di angka 7.905,39 pada 19 September 2024, sedangkan rekor tertinggi perdagangan intraday sebelumnya juga tercatat pada tanggal yang sama di level 7.910,56.

 

Dari total saham yang diperdagangkan, 345 saham mengalami kenaikan harga, 282 saham melemah, dan 171 saham tidak mengalami perubahan. Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,68 triliun, melibatkan 42 miliar lembar saham dalam 2,14 juta kali transaksi.

 

Hampir semua sektor perdagangan saham menguat, dengan kenaikan terbesar terjadi pada sektor teknologi, energi, dan utilitas. Sementara itu, sektor keuangan dan properti justru mengalami penurunan.

 

Dalam empat hari perdagangan terakhir, investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 5,4 triliun. Khusus pada Kamis (14/8/2025), nilai net foreign buy mencapai Rp 827,4 miliar.

 

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menjadi favorit investor asing, mendorong kenaikan harga sahamnya sebesar 1,79% ke level 3.420.

 

Saham berikutnya yang banyak dibeli asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan net buy senilai Rp 264 miliar, disusul PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) sebesar Rp 130,5 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) sebesar Rp 112,8 miliar.

 

Daftar lengkap 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada Kamis (14/8/2025) adalah sebagai berikut:

  1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp 369,5 miliar

  2. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 264 miliar

  3. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI): Rp 130,5 miliar

  4. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 112,8 miliar

  5. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 74,2 miliar

  6. PT Wir Asia Tbk (WIRG): Rp 63,9 miliar

  7. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 47,5 miliar

  8. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp 46,8 miliar

  9. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 36,9 miliar

  10. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS): Rp 30 miliar

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.