Lo Kheng Hong Bongkar Kebiasaan Sehari - hari yang Diam - diam Bikin Sulit Kaya

Saham News - Diposting pada 18 August 2025 Waktu baca 5 menit

Investor terkemuka Indonesia, Lo Kheng Hong, menyoroti adanya sebuah kebiasaan yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia namun dianggap tidak mampu menciptakan kekayaan.

 

Dalam pernyataannya, ia menilai bahwa menabung atau menyimpan uang di bank justru membuat seseorang perlahan jatuh miskin. Pandangan ini jelas sangat berbeda dari keyakinan umum mayoritas masyarakat Indonesia.

 

“Menyimpan uang di bank sebenarnya membuat kita miskin secara perlahan karena nilai uang kita terus tergerus setiap hari,” ujar Lo Kheng Hong, Senin (18/8/2025).

 

Selain menabung tanpa disertai investasi, Lo Kheng Hong juga menegaskan bahwa membeli obligasi atau surat utang bukanlah pilihannya dalam mengelola kekayaan. Alasannya, bunga yang diperoleh dari obligasi dianggap terlalu kecil.

 

“Saya juga tidak membeli emas,” kata Lo Kheng Hong.

Ia menegaskan bahwa satu-satunya instrumen yang benar-benar menarik perhatiannya adalah saham, karena terbukti telah membuat dirinya kaya raya hingga memiliki aset ratusan miliar rupiah. Salah satu pencapaian besarnya terjadi ketika ia meraih keuntungan besar dari saham PT United Tractors Tbk (UNTR), yang menjadi titik balik kesuksesannya dalam berinvestasi saham.

 

Lo Kheng Hong kemudian menjelaskan alasan utamanya berinvestasi di pasar saham, terutama di Indonesia. “Bursa saham Indonesia menawarkan tingkat keuntungan tertinggi di antara bursa saham utama dunia bagi investor jangka panjang. Itu sudah terbukti! Saya bersyukur menjadi bagian darinya,” ucapnya.

 

Namun, hingga saat ini, menurut Lo Kheng Hong, hampir 99% masyarakat Indonesia masih tidak percaya bahwa saham adalah instrumen investasi terbaik. Kebanyakan orang lebih memilih menyimpan uang di bank atau membeli properti daripada membeli saham.

 

Lo dikenal sebagai sosok yang sangat teliti, mampu menghabiskan waktu berjam-jam membaca laporan keuangan perusahaan. Kebiasaannya ini menunjukkan bahwa ia sangat selektif dalam memilih saham untuk diinvestasikan.

 

Pada tahun 1998, ia membeli saham PT United Tractors Tbk (UNTR). Saat itu, laba bersih perusahaan minus Rp1 triliun. Namun, pendapatannya berkisar Rp2 triliun hingga Rp4 triliun, dengan laba operasional sekitar Rp1 triliun. Menurut Lo, kerugian bersih tersebut semata-mata karena faktor kurs.

 

Momen tersebut menjadi awal kesuksesan Lo Kheng Hong sebagai investor saham, yang kemudian berulang di saham-saham lainnya.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.