Didanai Amerika Serikat, Google Berencana Menarik Kabel Bawah Laut Mengelilingi RI

Teknologi Terkini - Diposting pada 27 October 2023 Waktu baca 5 menit

Alphabet, perusahaan induk Google, mengumumkan rencana untuk membangun jaringan kabel bawah laut yang melintasi "negara-negara kecil" di Samudra Pasifik, termasuk tetangga RI, yaitu Timor Leste dan Papua Nugini.

 

Rencana pembangunan kabel bawah laut ini, yang akan menghubungkan Amerika Serikat dengan Australia melalui Samudra Pasifik, akan diumumkan di AS pada Rabu (25/10/2023) waktu setempat, seperti yang dikutip oleh pejabat pemerintah AS yang dilaporkan oleh Reuters.

 

Perjanjian untuk membangun jaringan kabel bawah laut ini akan memperluas proyek kabel bawah laut komersial Google ke wilayah yang mencakup negara-negara seperti Mikronesia, Kiribati, Kepulauan Marshall, Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Timor Leste, Tuvalu, dan Vanuatu.

 

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, berencana untuk mengunjungi Gedung Putih dan bertemu dengan Presiden Joe Biden. Pemerintah kedua negara akan memberikan kontribusi keuangan untuk proyek kabel bawah laut Google.

 

Pemerintah Australia akan menyumbang sebesar US$ 50 juta, sementara AS akan menyumbang sebesar US$ 15 juta.

 

Negara-negara di kawasan Samudra Pasifik telah menjadi fokus perhatian China dan Amerika Serikat. Kedua negara yang bersaing untuk mempengaruhi kawasan ini sedang bersaing untuk mendekati pemerintah negara-negara Pasifik guna membangun kemitraan di bidang militer dan infrastruktur.

 

Presiden Joe Biden juga mendorong agar Amerika Serikat tetap menjadi pemain utama dalam layanan telekomunikasi. Pengendalian industri telekomunikasi dianggap sebagai kunci dalam isu keamanan nasional karena terkait dengan pengawasan aliran informasi dari dan ke seluruh dunia.

 

Saat ini, Google sedang membangun kabel serat optik yang melewati Taiwan untuk menghubungkan Filipina dan Amerika Serikat.

 

Sebagai bagian dari proyek infrastruktur telekomunikasi di negara-negara kepulauan Pasifik, AS juga akan bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memperkuat keamanan siber, termasuk membantu dalam pencadangan data ke jaringan cloud global.

Sumber: cnbcindonesia

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

TAG :