Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Crypto News - Diposting pada 04 September 2025 Waktu baca 5 menit
Pergerakan Whale Bitcoin dan Ethereum Meningkat: Dana Besar Beralih ke ETH
Aktivitas transaksi skala besar yang dilakukan oleh “whale” pada dua aset kripto utama, Bitcoin dan Ethereum, kembali meningkat. Data on-chain terbaru mencatat dinamika signifikan dalam strategi rotasi modal dan akumulasi aset, meski harga sempat mengalami koreksi. Investor institusional dan individu dengan modal besar kini tampak melakukan pembelian agresif, khususnya terhadap Ethereum.
Whale Bitcoin Alihkan Dana Miliaran Dolar ke Ethereum
Salah satu pergerakan paling mencolok tercatat ketika seorang whale Bitcoin memindahkan dana sekitar USD 4 miliar ke Ethereum. Dalam dua hari terakhir, wallet tersebut menjual sekitar 6.000 BTC dan membeli 886.317 ETH, menandai salah satu rotasi dana terbesar antara dua aset kripto tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Cadangan Ethereum di Bursa Terpusat Turun: Sinyal Bullish?
Data on-chain juga memperlihatkan penurunan signifikan cadangan Ethereum di berbagai centralized exchange (CEX). Tren ini biasanya menjadi indikasi bahwa whales sedang melakukan akumulasi dan menarik ETH keluar dari likuiditas pasar, yang berpotensi menimbulkan tekanan kenaikan harga, baik dalam jangka pendek maupun menengah.
Kapital Beralih dari Bitcoin ke Ethereum
Sepanjang Agustus 2025, pergeseran modal besar-besaran terlihat di pasar kripto. Sekitar USD 240 juta tercatat bergerak dari BTC ke ETH, diikuti transaksi swap senilai USD 2,5 miliar dari Bitcoin ke Ethereum. Salah satu whale bahkan mengakumulasi 260.000 ETH hanya dalam 24 jam. Pergerakan ini mencerminkan preferensi baru terhadap Ethereum, yang dinilai lebih kompetitif berkat potensi yield staking, peningkatan jaringan, serta regulasi yang semakin mendukung ekosistemnya.
Perspektif Jangka Panjang: Ethereum Bukan Sekadar Aset Simpanan Nilai
Tren terbaru mengindikasikan bahwa investor besar kini mulai memfokuskan strategi dari Bitcoin ke Ethereum, baik melalui transaksi berskala besar maupun akumulasi di luar bursa. Penurunan cadangan ETH di bursa, ditambah lonjakan inflow ke jaringan, memperlihatkan potensi pengetatan suplai yang biasanya direspons pasar dengan apresiasi harga. Langkah ini juga menegaskan pandangan jangka panjang terhadap Ethereum sebagai aset dengan utilitas nyata, melampaui sekadar fungsi store-of-value seperti yang selama ini melekat pada Bitcoin.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.