Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Crypto News - Diposting pada 30 October 2025 Waktu baca 5 menit
Open Interest XRP Turun ke Level Terendah Sejak Mei 2025, Analis Nilai Sinyal Potensi Rebound Pasar
Data terbaru menunjukkan bahwa minat terbuka (open interest) kontrak derivatif untuk XRP kembali anjlok ke level rendah yang terakhir tercatat pada Mei 2025. Para analis menilai fenomena ini bisa menjadi sinyal teknikal penting yang menandakan fase re-akumulasi atau potensi titik balik naik bagi aset kripto tersebut.
Menurut laporan Times Tabloid, open interest XRP di sejumlah bursa utama termasuk Binance kini turun ke kisaran US$ 550 juta, setara dengan posisi yang terlihat pada Mei 2025. Sebelumnya, open interest sempat menembus puncak sekitar US$ 3 miliar pada awal Oktober, sebelum anjlok lebih dari 60% menjadi sekitar US$ 1 miliar di pertengahan bulan.
Menariknya, meski leverage berkurang signifikan, harga XRP tetap stabil di sekitar US$ 2,60. Kondisi ini kontras dengan periode sebelumnya ketika peningkatan leverage memicu reli tajam dalam waktu singkat.
1. Tahap “flush leverage”
Penurunan besar-besaran dalam open interest biasanya menandakan likuidasi posisi trader yang menggunakan leverage tinggi pada kontrak berjangka atau perpetual swap. Situasi ini membuat pasar menjadi lebih “bersih”, bebas dari tekanan posisi spekulatif yang rentan.
2. Akumulasi spot yang lebih kuat
Dengan leverage yang menurun namun harga tetap stabil, analis menilai pasar saat ini didominasi oleh pembeli spot dan pemegang jangka panjang (long-term holders). Hal ini sering kali menjadi fondasi bagi potensi reli yang lebih berkelanjutan.
3. Potensi breakout yang lebih sehat
Ketika open interest rendah, risiko gangguan likuiditas menurun. Jika ada aliran modal baru baik dari investor institusional, regulasi baru, atau peluncuran produk seperti ETF maka potensi kenaikan harga bisa terjadi dengan tekanan jual yang lebih kecil.
Kenaikan open interest bersamaan dengan volume spot dapat menjadi sinyal kuat bahwa modal baru mulai masuk ke pasar, membuka peluang fase reli baru.
Kabar institusional atau regulasi positif, seperti persetujuan ETF atau kemitraan besar, bisa menjadi katalis utama dalam kondisi pasar leverage rendah.
Level harga penting, khususnya di area support US$ 2,50, perlu diamati. Jika harga mampu bertahan atau naik dari level tersebut sementara open interest ikut meningkat, konfigurasi teknikal XRP berpotensi semakin bullish.
Reset open interest pada XRP menjadi salah satu perkembangan teknikal yang signifikan di pasar derivatif kripto. Kondisi ini menandakan pasar telah “dibersihkan” dari posisi leverage yang berisiko tinggi, memberi ruang bagi akumulasi yang lebih sehat dan peluang rebound struktural apabila arus modal baru mulai masuk.
Namun demikian, para analis mengingatkan bahwa fenomena ini belum menjamin kenaikan otomatis. Arah pergerakan selanjutnya masih sangat bergantung pada sentimen eksternal, termasuk perkembangan regulasi, partisipasi institusional, dan tingkat adopsi aset digital secara global.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.