Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Crypto News - Diposting pada 04 November 2025 Waktu baca 5 menit
XRP Catat Kinerja Terburuk Sejak April 2025, Turun Sekitar 10% Sepanjang Oktober di Tengah Konsolidasi Pasar
Token XRP menutup bulan Oktober 2025 dengan performa negatif, mencatatkan penurunan sekitar 10%–12,5%, menjadikannya kinerja bulanan terburuk sejak April 2025. Pelemahan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang lesu dan gagal mempertahankan momentum reli yang biasanya diharapkan pada periode “Uptober”.
Sejumlah analis menilai penurunan tajam XRP dipengaruhi oleh kombinasi faktor makroekonomi, teknikal, dan sentimen pasar. Pertama, dari sisi makro, meningkatnya ketidakpastian kebijakan moneter global, kekhawatiran terhadap inflasi, serta potensi kenaikan suku bunga lanjutan membuat investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
Kedua, secara performa pasar, XRP tertinggal dari aset kripto utama lain seperti Bitcoin dan Ethereum. Sebelum anjlok, token ini sempat mengalami fase konsolidasi di kisaran US$2,80–US$3,00, namun gagal menembus level psikologis US$3,00 secara meyakinkan.
Dari sisi analisis teknikal dan data on-chain, struktur grafik menunjukkan adanya pola segitiga menurun (descending triangle) yang belum berhasil ditembus. Walau area support di US$2,80 masih relatif kuat, ketidakmampuan harga untuk keluar dari pola ini menandakan potensi tekanan lanjutan di sisi bawah.
Koreksi ini menandakan bahwa XRP gagal memanfaatkan momentum positif yang biasanya terjadi di bulan Oktober, periode yang oleh komunitas kripto sering disebut “Uptober”. Dengan kapitalisasi pasar yang tergerus lebih dari 10%, performa ini memperlihatkan lemahnya daya dorong pembeli di tengah pasar yang volatil Selain itu, volatilitas ekstrem sempat terlihat pada 10 Oktober, ketika XRP mencatat penurunan tajam dan likuidasi besar-besaran, memperkuat tekanan terhadap level support utama.
Bagi investor jangka menengah, kondisi ini dapat menjadi peluang untuk melakukan reposisi (re-positioning) atau membeli di harga lebih rendah, meski analis mengingatkan bahwa sinyal pembalikan (upside momentum) belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Prospek ke Depan
Sebelumnya, pasar sempat menunjukkan optimisme bahwa Oktober 2025 bisa menjadi bulan positif bagi XRP, terutama di tengah spekulasi terkait potensi persetujuan ETF berbasis XRP. Namun, realitas berbicara sebaliknya bulan ini justru menjadi periode konsolidasi panjang dan tekanan jual yang meningkat. Dengan kinerja bulanan sekitar –10% hingga –12,5%, Oktober menandai bulan terlemah XRP sejak April 2025, sekaligus mengingatkan pelaku pasar bahwa tren pemulihan masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut dari sisi teknikal maupun fundamental.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.