Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 September 2025 Waktu baca 5 menit
Harga emas kembali mencatat penguatan pada perdagangan Senin, didorong pelemahan dolar AS serta meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed). Kombinasi kedua faktor ini menciptakan sentimen positif yang mendorong logam mulia tersebut dan menarik minat investor global.
Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik sekitar 1,2% ke posisi USD 3.486,86 per ounce—level tertinggi dalam lebih dari empat bulan terakhir. Kenaikan ini dipicu pernyataan dovish Presiden Fed San Francisco, Mary Daly, yang memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga. Selain itu, keputusan pengadilan AS yang membatalkan sebagian besar tarif era Trump turut memperlemah dolar, memberikan dorongan tambahan bagi harga emas. Sementara itu, kontrak emas berjangka juga melonjak ke USD 3.554,60 per ounce.
Emas dan perak mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di bursa Multi Commodity Exchange (MCX) dengan kenaikan lebih dari 1%. Pelemahan dolar AS dinilai menjadi faktor kunci penguatan aset safe-haven, ditopang tingginya permintaan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Mengapa Emas dan Dolar AS Bergerak Berlawanan Arah?
Harga Emas Lebih Menarik Saat Dolar Melemah
Karena emas diperdagangkan dalam denominasi dolar AS, pelemahan mata uang tersebut membuat emas lebih terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan meningkat dan harga terdorong naik.
Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Pernyataan bernada dovish dari pejabat The Fed memicu harapan pasar atas pemangkasan suku bunga, yang mengurangi daya tarik aset berbunga dan mendorong investor mengalihkan dana ke emas sebagai aset tanpa imbal hasil.
Sentimen Safe-Haven di Tengah Ketidakpastian Global
Dalam kondisi ekonomi dan geopolitik yang tidak stabil, emas kerap dipilih sebagai aset lindung nilai (hedge), meningkatkan permintaan dan memperkuat harga.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.