Ekonomi Lesu? Pemerintah Diminta Genjot 3 Sektor Ini agar Tumbuh Pesat!

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 29 August 2025 Waktu baca 5 menit

Tim ekonom Bank Mandiri mengungkapkan bahwa sejumlah sektor usaha dengan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia justru mencatatkan pertumbuhan yang jauh lebih rendah dibandingkan laju pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, mereka menyebut sektor jasa memainkan peran lebih besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun, meskipun kontribusinya meningkat, sektor ini masih menyumbang kurang dari 10% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

 

Beberapa sektor yang dimaksud antara lain transportasi dan pergudangan yang mampu tumbuh 13,5% tetapi hanya memberikan kontribusi 6,2% pada PDB; penyediaan akomodasi dan makan-minum yang tumbuh 9,7% dengan kontribusi 2,7%; jasa perusahaan yang tumbuh 8,6% dengan kontribusi 2%; serta sektor informasi dan komunikasi yang mencatat pertumbuhan 7,7% dengan kontribusi hanya 4,4%.

 

“Catatannya atau tantangannya di sini adalah bahwa sektor-sektor ini masih memberikan kontribusi relatif kecil dibandingkan sektor besar seperti industri pengolahan,” kata Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, dalam acara Mandiri Macro and Market Brief 3Q25 Indonesia Economic Outlook, Kamis (28/8/2025).

 

Sementara itu, sektor usaha yang memiliki kontribusi sangat besar terhadap perekonomian namun pertumbuhannya relatif rendah antara lain industri pengolahan yang rata-rata hanya tumbuh 4,7% pada semester I-2025 tetapi memberikan kontribusi hingga 18,7% terhadap PDB.

 

Selain itu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan hanya tumbuh 2% dengan kontribusi 13,8%, sedangkan perdagangan besar dan eceran tumbuh 5,1% dengan kontribusi 13,1% terhadap PDB.

 

Asmoro memperkirakan, jika pemerintah serius memperbaiki kinerja tiga sektor besar tersebut agar mampu tumbuh lebih cepat, perekonomian Indonesia bisa melaju lebih pesat dibandingkan capaian saat ini yang hanya sekitar 10% dalam satu dekade terakhir.

 

“Bayangkan jika sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang selama ini hanya tumbuh 2% dapat meningkat menjadi 4%, tentu dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi akan jauh lebih signifikan,” ujar Asmoro.

 

“Saya rasa ini yang harus kita dorong, dan kami percaya bahwa dengan berbagai inisiatif pemerintah saat ini, tren pertumbuhan dapat dikembalikan ke jalur yang lebih kuat,” tegasnya.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.