Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 19 June 2023 Waktu baca 5 menit
Spotify didenda oleh regulator Swedia sebesar 5,4 juta dolar AS atau sekitar Rp 80,7 Miliar. Denda tersebut diberlakukan karena Spotify melanggar aturan Perlindungan Data Umum Uni Eropa (GDPR).
Keputusan ini merupakan hasil tindakan kelompok advokasi Noyb yang dipimpin oleh Max Schrems, seorang juru kampanye privasi. Mereka mengajukan keluhan terhadap Spotify dan perusahaan teknologi lainnya pada awal tahun 2019.
Dalam keluhan tersebut, Noyb menegaskan bahwa Spotify tidak memberikan semua data pribadi kepada pengguna sesuai permintaan dan tidak menjelaskan alasan pemrosesan informasi tersebut.
Otoritas Perlindungan Privasi Swedia (DPA) berpendapat bahwa Spotify "tidak memberikan informasi yang cukup jelas mengenai penggunaan data oleh perusahaan," seperti yang dilansir oleh Engadget.
Oleh karena itu, Spotify diminta untuk lebih transparan mengenai pemrosesan data pribadi pengguna dan tujuan penggunaan data tersebut. Hal ini karena pengguna merasa tidak yakin apakah penggunaan data pribadi mereka legal.
DPA memberikan denda berdasarkan beberapa faktor, termasuk pendapatan Spotify dan jumlah pengguna. Spotify menanggapi hal ini.
Menurut laporan TechCrunch, "Spotify memberikan informasi komprehensif tentang pemrosesan data pribadi kepada semua pengguna," kata perusahaan yang berbasis di Swedia.
Spotify berpendapat bahwa apa yang ditemukan oleh Otoritas Perlindungan Data Swedia adalah masalah kecil yang sebenarnya dapat diperbaiki. Perusahaan tidak setuju dengan keputusan tersebut dan berencana mengajukan banding.
Sumber: kumparan.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital
|
DISCLAIMER Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.