Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Saham News - Diposting pada 04 September 2025 Waktu baca 5 menit
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing sejak awal pekan ini. Berdasarkan data pasar, saham bank swasta milik Grup Djarum tersebut membukukan aksi jual bersih asing (net foreign sell) sebesar Rp 3,14 triliun dalam periode 1–3 September 2025.
Investor asing tercatat menjual saham BBCA dengan total Rp 5,22 triliun, sementara pembelian hanya mencapai Rp 2,08 triliun. Rata-rata harga penjualan tercatat Rp 7.917, sedangkan rata-rata harga pembelian Rp 7.946.
Tekanan jual terbesar dari asing pada saham BBCA terjadi pada Senin (1/9/2025), dengan nilai net sell mencapai Rp 1,6 triliun. Pada hari tersebut, saham BBCA sempat anjlok hingga menyentuh level 7.600 sebelum akhirnya ditutup turun 0,93% di level 8.000.
Aksi jual asing di saham BBCA selama tiga hari terakhir semakin mempertebal catatan net foreign sell sepanjang tahun berjalan. Hingga kini, BBCA mengukuhkan diri sebagai saham yang paling banyak dilepas asing dengan nilai net sell mencapai Rp 23,27 triliun.
Sejalan dengan itu, tren penurunan harga saham BBCA sepanjang tahun juga belum berakhir. Sejak awal tahun, saham ini telah terkoreksi 19,44% dengan level penutupan terendah berada di Rp 7.775.
Pergerakan BBCA kontras dengan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang justru berhasil naik 10,09% sejak awal tahun. Bahkan, IHSG sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada 28 Agustus 2025 dengan level penutupan di 7.952,09.
Sebagai catatan, pemegang manfaat akhir saham BBCA adalah Robert Budi Hartono dan Bambang Hartono. Keduanya mengendalikan BBCA melalui PT Dwimuria Investama dengan kepemilikan 54,94%.
Selain itu, baik Robert maupun Bambang juga tercatat memiliki saham BBCA secara langsung masing-masing sebesar 0,02%.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.