IHSG Dibuka Menguat ke 6.892, Saham AMMN, BREN, PANI & TLKM Jadi Motor Kenaikan

Saham News - Diposting pada 25 June 2025 Waktu baca 5 menit

ILLUSTRASI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Rabu (25 Juni 2025), dengan penguatan ke level 6.892,01. Kenaikan ini dipicu oleh performa positif sejumlah saham unggulan seperti AMMN, BREN, PANI, dan TLKM.

 

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan kenaikan sebesar 0,34% atau 23,01 poin ke level 6.892,01 sesaat setelah pembukaan pasar. Pada hari ini, IHSG sempat menyentuh titik terendah di 6.871,65 dan menanjak hingga titik tertinggi di 6.918,78. Secara keseluruhan, ada 234 saham yang mengalami kenaikan harga, 119 saham melemah, dan 189 saham lainnya tidak berubah. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp12.123 triliun.

 

Beberapa saham dengan kapitalisasi besar yang turut menguat antara lain adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang naik 2,79% ke Rp8.300. Kemudian, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) juga menguat 2,14% menjadi Rp5.975. Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) mencatatkan kenaikan 1,69% ke Rp12.000, dan saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) tumbuh 1,54% ke level Rp2.630 per lembar saham.

 

Di sisi lain, saham yang masuk jajaran top gainers pada awal sesi perdagangan hari ini mencakup PT Master Print Tbk. (PTMR) yang melonjak 22% ke Rp366, serta PT Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM) yang naik 15,70% ke Rp995.

 

Adapun saham-saham yang mengalami penurunan terbesar atau top losers antara lain PT Apexindo Pratama Duta Tbk. (APEX) yang merosot 14,63% ke Rp140 dan PT Pudjiadi & Sons Tbk. (PNSE) yang turun 10,53% ke harga Rp850 per saham.

 

Ratna Lim, analis dari Phintraco Sekuritas, menjelaskan bahwa indikator Stochastic RSI saat ini menunjukkan sinyal positif, ditandai dengan terbentuknya golden cross di wilayah oversold. Selain itu, meskipun IHSG telah menutup gap up di level 6.873, indeks masih menyisakan gap down di 6.834, mencerminkan dominasi aksi perdagangan jangka pendek oleh investor. “Dengan adanya harapan dan ketidakpastian mengenai apakah konflik Israel-Iran benar-benar berakhir, IHSG diperkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan rebound,” ujar Ratna.

 

Senada, Reza Priyambada selaku Direktur Reliance Sekuritas Indonesia mengungkapkan bahwa dari sisi teknikal, pergerakan IHSG memberikan sinyal positif. Hal ini ditunjukkan oleh terbentuknya pola candle white spinning top yang mendekati garis rata-rata pergerakan (MA5), sementara indikator Stochastic juga membentuk golden cross di area oversold yang dalam. “Oleh karena itu, kami perkirakan IHSG hari ini masih akan melanjutkan penguatannya. Saham-saham pilihan kami meliputi BBNI, ASRI, MLPL, dan UNVR,” jelasnya.

 

Dari faktor eksternal, sentimen pasar turut mendapat dukungan dari perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global. Indeks saham utama di bursa Amerika Serikat ditutup menguat, didorong oleh kabar gencatan senjata antara Israel dan Iran serta pernyataan dari Ketua The Fed, Jerome Powell.

 

Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menambahkan bahwa penguatan IHSG sejauh ini masih sejalan dengan ekspektasi pasar menyusul meredanya tekanan geopolitik. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tren kenaikan ini masih tergolong jangka pendek dan berisiko terkoreksi kembali jika tidak diikuti penguatan lanjutan. “IHSG saat ini memang sedang mengalami rebound teknikal sesuai perkiraan, namun tetap rentan turun kembali selama belum mampu menembus di atas level 7.000. Disarankan untuk memanfaatkan momentum ini sebagai peluang take profit jika IHSG terus melanjutkan kenaikannya,” kata Fanny.

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.